Kamis, 30 Agustus 2012
Seberapa Pentingkah Pembandingan?
Minggu, 13 Mei 2012
Kamera Lubang Jarum
![]() |
| Contoh kamera lubang jarum |
Hari ini saya diajak oleh Cia' untuk hunting foto dengan sebuah kamera yang tak biasa dan diajak mengenal sebuah komunitas baru yang berdiri di Makassar, Komunitas Lubang Jarum Indonesia nama komunitas itu. Media yang sering saya liat digunakan dalam komunitas ini adalah Kaleng rokok, kaleng biskuit, bekas minuman teh yang berbentuk kotak dan masih banyak lagi. Sebenarnya saya sedikit bingung dengan proses penjepretan menggunakan kamera ini tapi saya akan coba menjelaskannya secara sederhana.
- Isi media kamera dengan kertas foto negatif diruangan yang tak ada cahayanya sama sekali, ruangan ini sering disebut kamar gelap. Dikomunitas ini kamar gelap dibuat dengan bisa dipindah tempatkan.
- Pastikan kertas foto tidak terbalik dalam proses pemasangannya dikamar gelap.
- Media kamera yang digunakan pastikan memiliki lensa (lubang sekecil jarum) sebagai tempat masuknya pantulan objek dari sinar matahari yang telah disorot.
- Waktu pengambilan gambar sangat dipengaruhi oleh panas matahari dilokasi, jika terlalu lama gambar akan terlihat hitam, jika terlalu cepat gambar yang dihasilkan hanya putih saja.
- Objek telah diambil dari media kamera lubang jarum, proses pencucian gambarnya juga harus dilakukan dalam kamar gelap. Didalam kamar gelap telah tersedia beberapa cairan untuk mencuci foto dari kertas foto negatif tersebut. Beberapa cairan tersebut antara lain: cairan Developer, cairan Fixer, dan Cuka.
- Setelah dicuci oeh cairan tersebut gambar akan terlihat jelas dikertas foto tapi masih perlu di bilas oleh air biasa.
![]() |
| Hasil gambarnya Cia' |
![]() |
| Hasil gambar teman-teman yang lain |
![]() |
| Contoh foto |
![]() |
| contoh foto |
Minggu, 01 April 2012
April Mop?
Kamis, 29 Maret 2012
#TolakKenaikanBBM
- Tolak kenaikan harga bahan bakar minyak
- Pangkas anggaran negara yang tidak penting
- Transparansi pendapatan negara dari sektor MiGas
- Perbaiki tata kelola dari sektor MiGas
Senin, 26 Maret 2012
"Aksi dan Masyarakat yang Apatis"

Selasa, 28 Februari 2012
Kita Vs Korupsi

Film Kita Vs Korupsi merupakan kumpulan 4 film pendek yang berjudul Rumah Perkara, Aku Padamu, Selamat Siang, Risa! dan PSSSTTT...Jangan Bilang Siapa-Siapa. Film yang terlahir dari hasil kerjasama Transparency International Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Management Systems International, USAID dan Cangkir Kopi.
Salah satu cara yang disajikan KPK untuk memberikan pendidikan tentang "anti korupsi" melalui film. Film menurut Abraham Samad sebagai ketua KPK adalah "seni komunikasi yang bersifat universal sehingga diharapkan dapat memberikan pendidikan yang meluas tentang korupsi". Abraham Samad juga mengaku bahwa inspirasi film ini terlahir atas kesukaannya atas film Welcome to Serejevo.
Kesempatan hari ini UNHAS menjadi salah satu Universitas yang disinggahi KPK untuk memulai kampanye anti korupsi kekalangan calon masa depan bangsa. Film ini sengaja diputar gratis di Universitas di Indonesia sebagai bentuk penyebar luasan jenis, dampak dan bahaya korupsi dengan konsep yang berbeda dan mudah dipahami lebih mendasar.
Korupsi itu merupakan kesalahan yang membudaya diIndonesia. Tercipta karena kondisi dari kita sendiri. Tak perlu menjadi anggota KPK untuk memberantas korupsi, menjadi diri sendiri pun bisa. Dengan tidak menggunakan calo pada saat pengurusan SIM, STNK juga merupakan bentuk pemberantasan korupsi. Calo ada karena kita butuhkan, jika kita bisa sabar dalam mengurus surat-surat tersebut mereka akan hilang dengan sendirinya. Kesadaran yang mendasar seperti ini lah yang ingin ditumbuhkan pada masyarakat agar membantu menghilangkan korupsi pada hal yang mendasar.
Rumah Perkara
Film pertama yang menjadi rangkaian kumpulan film dari Kami Vs Korupsi adalah Rumah Perkara. Film karya sutradara Emil Heradi ini bercerita tentang seorang lurah bernama Yatna disebuah desa yang melakukan tindak pidana korupsi. Korupsi tentang menjual tanah desanya untuk pengembangan pembangunan real estate atau kompleks pemukiman mewah. Korupsi ini dilakukan bersama sang lurah.
Satu persatu warga disingkirkan agar mempermudah proses pembangunan kawasan elit itu. Tak ada lagi teman bermain dari anak sang lurah. Tersisa seorang janda yang bertahan dengan rumahnya karena tak ingjn pindah. Janda tersebut tidak lain adalah istri simpanan dari sang lurah.Hingga akhirnya karena si janda tak mau pindah cara terakhir yang dipakai adalah dengan membakar rumah si janda itu. Si janda dan si anak dari lurah pun mati dalam kejadian tersebut.
Disini yang dapat saya lihat adalah, korban pertama yang terkena imbas jika kita melakukan korupsi adalah keluarga dan orang-orang tersayang tersebut. Mereka menjadi korban karena jika kita korupsi orang yang akan merasakan kerugiannya adalah mereka, meskipun kita sering beralasan ingin membahagiakan keluarga. Di film ini si korban adalah anak dari si lurah, dia tersingkirkan dari teman-teman kecilnya karena temannya telah pindah dari desa tersebut. Si anak merasa seperti terasingkan dengan lingkungan nya. Tidak disadari bahwa anak tersebut telah menjadi sosok yang tak mengenal lagi dengan dunia sosial.
Korupsi disini lebih dibahasakan bahwa dapat terjadi kepada pejabat berseragam meskipun hanya ditingkat lurah. Kepentingan para pemodal mampu merubah janji awal mereka untuk mensejahterahkan masyarakat desa tersebut. Ketika kita telah terjebak pada sebuah posisi, kita akan melupakan hak orang lain (masyarakat pada umumnya)
Kamis, 26 Januari 2012
Nafas Kita Seperti Pasir di Dalam Jam Pasir
Nafas kita itu seperti pasir didalam jam pasir
semua waktu telah dimulai bahkan ketika kita belum terlahir
namun entah kapan kita tersadar untuk mencari arti hadir
dan entah kapan kita mencoba menafsir
Nafas kita itu seperti pasir didalam jam pasir
Sesungguhnya perlahan namun pasti, semua akan berakhir
karna jumlahnya tak dapat kita taksir
dan sang waktu pun terus bergulir
Nafas kita itu seperti pasir didalam jam pasir
hanya sekedar mengikuti takdir
terkadang memang kita lupa akan adanya hari akhir
terlalu terlena dengan dunia, diri kita terlahir
Minggu, 22 Januari 2012
Dampak Insomnia

Jumat, 20 Januari 2012
RUU Perguruan Tinggi

♫Pendidikan siapa yang punya.. ♫
♫RUU PT untuk siapa.. ♫
♫Warga negara itu siapa.. ♫
♫Negara komplikasi.. ♫
*yel-yel yang terus disuarakan sepanjang hari ini..
Yaa..kembali hari ini turun kejalan untuk membahas sebuah peraturan yang tidak menguntungkan sebagian besar rakyat negeri ini. Lagi-lagi tentang komersialisasi pendidikan disebuah Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT).
RUU PT ini jika diteliti sama dengan Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP). Hanya istilah-istilahnya yang diganti namun makna dan isinya sama dengan UU BHP yaitu, perguruan tinggi berhak mengelola keuangannya sendiri atau disebut otonomi kampus dan negara lepas tanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan negara.
Sehingga kebijakan-kebijakannya cenderung kapitalistik yang mengarah padaprivatisasi dan komersialisasi dalam dunia pendidikan. Di sisi prosesnya RUU PT juga tidak melewati tahap-tahap dalam peraturan perundang-undangan yang ada seperti diskusi publik. Hanya melalui mekanisme Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dilakukan elit-elit kampus-kampus ternama,khusunya dari perguruan tinggi yang berbadan hukum milik negara (PT BHMN).
Dalam pasal 86 ayat 2 RUU PT berbunyi, bahwa mahasiswa menanggung 1/3 biaya pendidikan operasional pendidikan. Artinya,mahasiswa harus membayar biaya yang sangat mahal akibat dari otonomi kampus. Sehingga pendidikan menjadi diskriminatif karena hanya orang-orang kaya yang dapat mengenyam pendidikan tinggi, sedangkan rakyat miskin tidak dapat menikmati bangku pekuliahan, unik bukan sistem ini??
Selain itu juga pada pasal 91 ayat 3 yang menyebutkan bahwa Perguruan Tinggi dapat melaksanakan kerja sama internasional dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia atau membuka perguruan tinggi di negara lain. Maksudnya ialah perguruan tinggi asing dapat membuka cabang di Indonesia.
Oleh karena itu, dalam aksi tolak pengesahan Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) menjadi undang-undang, Saya sebagai salah satu massa aksi siang tadi TETAP menyatakan sikap:
1.Menolak secara tegas pengesahan RUU PT menjadi UU PT karena akan melegalkan agenda neoliberalisme yaitu liberalisasi dunia pendidikan, yang dampaknya jelas pendidikan hanya akan menjadi barang dagangan dan hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang saja.
2. Tolak Privatisasi dan Komersialisasi Pendidikan karena tidak sesuai dengan cita-cita bangsa yang tertera dalam UUD 1945 bahwa negara wajib mencerdaskan kehidupan bangsa.
Teriknya matahari dikota Makassar tadi pagi tidak menyurutkan semangat kami, “Bakar dan ledakkan”, begitulah kata seorang teman saya tentang aksi hari tadi. Bakar dan ledakkan semangat perlawanan kalian.
“Berjuta kali turun aksi, bagiku satu langkah pasti”
Minggu, 15 Januari 2012
Penyebab Insomnia

Pernah merasa kesulitan untuk tidur? atau terbangun dari tidur kemudian tidak bisa tidur lagi? Bisa saja teman-teman sedang Insomnia. Insomnia apaan sih, Gan?? Insomnia adalah salah satu penyakit sulit tidur pada malam hari secara terus menerus. Bagi beberapa orang Insomnia mungkin saja tidak mengganggu, bisa saja karena dia kerja pada malam hari, Disc Jockey a.k.a DJ, writers atau perampok *Parahh*. namun secara umum, Insomnia sangat mengganggu siklus kegiatan sehari-harinya, misalnya disaat orang lain sedang tertidur pulas diatas tempat tidurnya, kita malah bingung mau ngapain karena tidak bisa tidur, disaat pagi hari semua orang telah kembali fit karena telah tidur dan siap beraktifitas, kita malah sedang ngantuk-ngantukny dan merasa kurang fit. Sudah jelas ini sangat mengganggu..mengganggu..dan mengganggu..*Apasih??*
Nah disini saya akan mencoba berbagi pengetahuan tentang penyebab-penyebab insomnia kepada kalian-kalian yang merasa kurang bisa tidur.
Penyebab pertama adalah Faktor Psikologi, Stres yang berkepanjangan paling sering menjadi penyabab dari Insomnia jenis kronis atau insomnia yang tergolong parah dan berlangsung lebih dari 3 minggu ini, sedangkan berita-berita buruk gagal rencana, depresi, cemas dapat menjadi penyebab insomnia transient atau insomnia kelas ringan yang berlangsung dalam 1-2 hari saja.
Penyebab kedua adalah Sakit Fisik, Sesak nafas pada orang yang terserang asma, sinus, flu sehingga Hidung yang tersumbat dapat merupakan penyebab gangguan tidur *pokoknya yang ini mampet..yang ini nggak lah*. Selama penyebab fisik atau sakit fisik tersebut belum dapat di tanggulangi dengan baik ,gangguan tidur atau sulit tidur akan dapat tetap dapat terjadi.
Penyebab yang ketiga Faktor Lingkungan, Lingkungan yang bising seperti lingkungan lintasan pesawat jet *daerah rumah saya ni..(T_T")*, lintasan kereta api, pabrik atau bahkan TV tetangga dapat menjadi faktor penyebab susah tidur.
Penyebab yang terakhir adalah Gaya Hidup, Alkohol , rokok, kopi, obat penurun berat badan, jam kerja yang tidak teratur, juga dapat menjadi faktor penyebab sulit tidur.
Jadi, solusinya jika kalian merasa sulit tidur, buatlah sebuah Blog dan lahirkanlah sebuah tulisan tentang kehidupan, maka kalian akan terhindar dari perbuatan-perbuatan negatif lainnya..
Salam InsomniaHolic
Sabtu, 14 Januari 2012
Siapa Saya?

Teringat sebuah pertanyaan pertama yang keluar disebuah buku yang berjudul Dunia Sophie tentang suatu keberadaan oleh Alberto Knox "Siapa Kamu?" begitu lah pertanyaannya. Kata tersebut mulai memenuhi pikiranku juga. Siapa saya? Siapa saya? Siapa saya? (hahaha..Seperti difilm Who Am I-nya Jackie..)
Siapa saya? Saya hanyalah seorang lelaki yang terpenjara dengan ketidak tahuanku dari dunia luar dan mulai mencoba mencari tahunya atau melepaskan diri dari penjara dunia ini. Buku, Internet menjadi senjataku untuk menembus tembok penjara itu, perlahan tapi pasti celah telah berhasil kubuat namun selalu terbentur kembali dengan rasa ketidak tahuan yang lainnya. Memang aneh, saya hadir disini hanya sekedar menebus penjara ketidak tahuan ini, namun itulah saya, orang yang mulai ingin mengenal tentang dunia ini, orang yang mulai ingin mengenal isi dunia ini, dan orang yang mulai ingin mengenal saya ini siapa sebenarnya.
Siapa saya? Saya adaah seorang anak yang sempat dikatakan melow atau melankolis atau melancholy dan cenderung ingin melakukan agar terlihat sempurna. Melankolis ada yang mengatakan kalau sifat itu cenderung ber-lebay-han, namun menurutku Melankolis adalah sifat yang kaya seni (terbukti dari suara yang merdu..hahaha..)Melankolis juga bisa menjadi sosok yang introvert dan ekstrovert, jika sedang ada masalah topeng introvertlah yang dia gunakan, dan jika sedang merasa gembira atau merasa dipuncak suka citanya topeng ekstrovert yang dia gunakan. Adapula yang mengatakan kalo melankolis adalah sifat yang romantis mungkin karena si Melankolis ini ingin semuanya terlihat sempurna untuk pasangannya (sok perfect banget loo!!)
Kalo tadi kita sudah membahas "saya" secara umum, "saya" secara melankolis, sekarang saya ingin membahas "saya" secara melankolis versi negatif . Melankolis itu cenderung terjebak dengan sebuah kesalahan/rasa bersalah, itulah masa-masa yang menghambat proses melangkah si-melankolis terganggu, kembali lagi karna dia ini adalah sosok yang ingin terlihat sempurna.
Yupss..Inilah saya (kesimpulan yang masih dangkal sampai detik ini). Pertanyaan filosofis itu telah coba saya jawab dengan kondisi psikologisku sendiri. Salam Kenal..(yaa..Disini gunung disana...apaansih....)
*Mengapa saya masuk kekehidupanmu, karena kehidupanmu menarik menurutku...
Sepatu dan Sebuah Hubungan
Rabu, 11 Januari 2012
Ketika minum air sumur, jangan lupa penggalinya

Sebuah pepatah Cina klasik mengatakan seperti ini: "Chi shui bu wang jue jing ren". Versi Inggrisnya diterjemahkan menjadi "Drinking the water of a well, one should never forget who dig it". Dalam bahasa kita, pepatah itu bisa diterjemahkan dengan arti "Ketika minum air sumur, jangan lupa penggalinya."
Ada hal penting di situ: Pertama, MINUM AIR SUMUR, dan Kedua, PENGGALI SUMUR.
Tiap kita, pasti pernah minum air sumur. Manusia, bahkan hewan, mereka pada minum air sumur. Air yang kita minum umumnya berasal dari sumur. Jika sumur diartikan dalam arti yang lebih luas, maka air yang memancar dari pegunungan kemudian diolah menjadi air kemasan yang kita minum juga berarti sumur. Air yang kita minum itu, tentunya digali oleh mereka yang berprofesi sebagai penggali atau mereka yang menemukan sumber mata air dalam kali pertama.
Untuk bisa masuk SD, tentu kita harus bisa membaca. Kita belajar membaca dari orang tua kita sendiri, atau dari guru-guru yang mengajarkan kita. Masuk SMP, hingga jenjang tertinggi dalam pendidikan formal (S3), kita pasti mendapat sentuhan dari mereka yang mengajarkan kita. Guru-guru kita, bagaimanapun mereka dengan kelebihan dan kekurangannya adalah "penggali sumur" agar kita bisa "minum" (belajar) lebih jauh tentang kehidupan ini.
Pepatah Cina di atas mengisyarakatkan kepada kita agar tidak melupakan jasa mereka-mereka yang pernah membantu kita dalam meraih keberhasilan--dalam arti yang luas. Apakah dia profesor ataukah cleaning service, apakah mereka berada atau kalangan papa. Atau, apakah mereka kemudian di lain waktu malah berseberangan dengan kita, kita perlu berterima kasih kepada mereka, dengan tidak melupakan jasa-jasa mereka.
Mari, Jangan lupakan jasa-jasa para penggali sumur!
Sabtu, 31 Desember 2011
Kaleidoskop 2011
2011. Tahun dimana saya banyak belajar tentang Tanggung jawab, kepemimpinan, mengambil keputusan untuk memilih yang lebih baik dan harus belajar lebih mengenal kepribadian seseorang. Banyak orang-orang yang saya temui ditahun ini yang mengajari beberapa hal tersebut. Lingkungan kampus mungkin menjadi ruang belajar dari beberapa hal tersebut.
Tanggung jawab, merupakan sebuah hal yang sempat saya pelajari ditahun ini. Tanggung jawab ditahun ini terbagi antara menjadi seorang anak pertama disebuah keluarga dirumah dan menjadi seorang Moralforce, AgentOfChange dan SocialControl.Tanggung jawab yang bertambah dari jenjang pendidikan sebelumnya membuatku kembali masuk untuk menjadi orang-orang yang lebih sering tinggal lama dikampus lebih dari sekedar membahas para mantan siswa dan membas tentang sebuah buku atau isu. Tahun ini membahas tentang sebuah tanggung jawab yang baru, yang lebih dari sebelumnya.Itu adalaha tanggung jawab atas pengetahuanku..
Kepemimpinan, merupakah hal yang lebih sering mengisi kepalaku selama setahun kemarin. Bagaimana tidak, ketika kalian memiliki kelompok namun kalian tidak bisa membuatnya berjalan bersama dibelakang anda, Dari segi kepemimpinan itukan sudah merupakan suatu kegagalan, karena jalan yang ditunjukkan sudah ditentukan sejak awal. Itulah hal yang masih harus kuperlajari lebih dalam kedepannya.
Mengambil keputusan, hal yang sulit dilakukan sebelumnya. Ragu, takut salah langkah dan tergesahgesah yang menjadi pertimbangan yang harus selalu dikaitkan dalam pengambilan keputusan ditahun ini. Terlalu lama mungkin menjadi sebuah akibat dari keraguan dalam perngambilan keputusan tersebut. Solusi yang dapatkan adalah sebuah ketegasan, jangan terlalu sering ragu dan singkirkan kata ragu dipikiranmu. Kenapa saya ragu? semua karena banyak ketakutan dan belum dapat saya patahkan ketakutan itu. ditahun ini saya menemukan sebuah buku yang menarik "Sicacing dan kotoran kesayangannya" dibuku itu saya menemukan hal yang menarik.
"apa yang terjadi, jika tidak terjadi"
kata itu sangat memiliki pengaruh besar dalam mengatasi sebuah keraguan, karena kita sering terjebak dengan pertanyaan
"Bagaimana jika terjadi begini?
Bagaimana jika semua menjadi begini?
Bagaimana jika ada yang begini?"
dan untuk menyeleseikan keraguan dalam pengambilan keputusan itu hanya diperlukan satu kalimat..
"Bagaimana jika tidak terjadi?"
hahaha..Terima kasih untuk Ajahn Brahm yang sudah menulis tentang buku itu dan terima kasih untuk Kiki' yang sudah meminjamkan buku itu, Sorry lama baru dikembalikan.
Mengenal Kepribadian seseorang, salah satu hal yang telah saya pelajari dan masih harus diperdalam kedepannya. Banyak bahasa yang tidak tersirat disini, mencoba mengenalkan tentang dirinya secara ndak langsung.
"Terkadang untuk bisa mengenal orang tersebut kita harus bisa mengenalkan siapa kita terlebih dahulu kepada dirinya"
Mengenal kepribadian seseorang itu bukanlah hal yang mudah menurutku, apalagi jika orang tersebut cenderung diam. Namun tidak mudah bukan berarti tidak bisa, tapi kembali waktu yang kubutuhkan. Mungkin agak sedikit lama namun bersabarlah, saya akan bisa membaca dirimu dan kalian.
Terima kasih kepada kalian yang secara ndak langsung telah menjadi guru dan mengajari beberapa hal tersebut selama setahun kemarin.
Minggu, 12 Juni 2011
Sebuah Saluran Air
Anak muda..
Jangan lah menjadi mahkluk yang terlalu sering memiliki rasa ragu..
Jangan sampai sifat itulah yang akan menghambat seluruh perencanaan-perencanaan kemarin..
Sifat ragu bagaikan sebuah sampah yang dapat menghambat sebuah aliran air..
Jika aliran air itu tidak cepat dibersihkan, maka akan membuat aliran air yang sebelumnya teratur dapat menjadi tak teratur atau meluber tak karuan..
Sifat ragu seperti sebuah sampah..
Pintar-pintarlah dalam mengolah sampah tersebut, agar sampah tersebut dapat memiliki nilai manfaat..
Pertnyaan selanjutnya..
Bagaimanakah caranya mengolah sampah tersebut???
Sabtu, 21 Mei 2011
21th
Hari ini tepat tanggal 21 Mei 2011..
Mulai hari in umur dngan nominal baru akan Qsandangkan, itu smwa menandakan bahwa usia ini bertambah dan semakin dekat dengan akhir hidupku..
Masih banyak yang belum saya lakukan..
Masih banyak yang belum saya dapatkan..
Di 19 tahun kemarin..
Beberapa daftar kegiatan dari tahun ketahun yang tetap gagal saya lakukan..
Mulai dari:
1.Membahagiakan Ibu
2.Membahagiakan Ibu
3.Membahagiakan Ibu
4.Membahagiakan Ayah
Maafkan segala kesalahan anak lelakimu ini wahai ibu dan ayah..
Anak lelakimu ini sudah terlalu lama bersenang-senang..
Sekarang anak itu telah siap untuk tumbuh lebih dewasa dari yang sebelumnya kalian kenal..
Begitu banyak pihak yang secara langsung ataupun tidak langsung mengajarkan tentang arti kedewasaan dalam hidup ini..
Terima kasih kepada:
1.Dosen-dosenku diFakultas Ekonomi Universitas Hasanudin..
2.Kakak-kakak senior..
3.Teman-teman seperjuangan yang selama 3 tahun ini turut menjalani proses kehidupan saya..
Terima kasih bapak..
Terima kasih Ibu..
Terima kasih kakak..
Terima kasih teman..
Begitu banyak kata-kata kritik dan juga saran yang mereka lontarkan kepada saya..
Alangkah meruginya jika saya tidak memanfaatkan saran dan kritik dari mereka semua..
Sekali lagi terima kasih semua..














.jpg)